Bandung, Rekamjabar – DPC PDIP Kota Bandung mendorong penerapan kemandirian ekonomi kerakyatan dengan konsep Tri Sakti Bung Karno di Kota Bandung.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPC PDIP Kota Bandung, Andri Gunawan dalam sambutannya pada agenda Forum Group Discussion “Kemandirian Ekonomi Kerakyatan Melalui Kebudayaan dengan Konsep Tri Sakti Bung Karno” di Mitra Hotel Bandung, Kamis (23/10/2025).
Ia mengatakan bahwa dorongan penerapan sistem ekonomi itu sebagai langkah para kader dalam mewarisi perjuangan Bung Karno di Kota Bandung. Terlebih, konsep Tri Sakti Bung Karno sendiri sebetulnya menekankan kepribadian dalam kebudayaan dan mandiri secara ekonomi.
“Karena dalam konsep Tri Sakti adalah berkepribadian dalam kebudayaan dan berdikari secara ekonomi,” kata Andri.
Ditemui usai acara, Andri menerangkan bahwa kemandirian ekonomi kerakyatan dalam konsep Tri Sakti Bung Karno merupakan sistem ekonomi yang dihasilkan dari produk kebudayaan. Hal itu diharapkan bisa terus mempertahankan dan melestarikan kebudayaan dibarengi dengan stabilitas ekonomi masyarakat yang mumpuni.
Selain itu, Andri juga menyebut bahwa adanya kebudayaan yang menghasilkan sisi ekonomis ini berpotensi membuka lapangan kerja baru yang lebih variatif.
“Bagaimana kebudayaan-kebudayaan kita bisa menghasilkan nilai tambah secara ekonomi. Ini model yang terbaik bagaimana kesenian Sunda bisa menjadi ekosistem ekonomi,” ucap dia.
Ia sendiri mencontohkan Saung Angklung Udjo sebagai salah satu produk kebudayaan masyarakat yang sudah berhasil menumbuhkan nilai ekonomis. Bahkan bisa menumbuhkan lapangan kerja yang baru serta lebih variatif di Kota Bandung.
Baca Juga: PDIP Dorong Ekonomi Kerakyatan Berbasis Budaya di Bandung

‘Iya, Udjo aja seribu orang kerja. Seribu lebih ya. Jadi ekosistem ekonomi mulai dari orang yang narinya, yang melatihnya, kaya food and beverage nya, suplier bambunya, pengrajin bambunya. Itu karena dia mempertahankan identitasnya sebagai orang Sunda, orang Indonesia,” terang Andri.
Andri berharap sistem tersebut bisa diterapkan bahkan diperluas dan terus tergali di Kota Bandung. Terlebih banyak potensi kebudayaan yang belum banyak ditampilkan di Kota Bandung.
“Kita harapkan hal-hal lain bisa muncul kembali di Bandung. Kita harapkan di tempat-tempat lain banyak hal serupa. Di Kota Bandung banyak potensi-potensi nah mudah-mudahan bisa tergali di kesempatan hari ini,” harap dia.

Sementara itu di lokasi yang sama, salah satu budayawan Kota Bandung sekaligus pemilik Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat turut mengapresiasi dorongan yang dilakukan PDIP Kota Bandung dalam penerapan kemandirian ekonomi kerakyatan dengan konsep Tri Sakti Bung Karno.
“Ya saya kira bagus ya. Saya kira bagus. Artinya ini kebetulan dari Partai PDI ini ada program semacam ini artinya memberikan edukasi gitu ya dari yang tentang Bung Karno nya kita gak lihat siapapun ini,” ungkap Taufik.
Ia menilai bahwa dengan konsep tersebut bisa mendukung kebudayaan di Kota Bandung agar terus tumbuh sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada. Apalagi, lanjut dia, Bung Karno sendiri pada masanya menjadi Presiden RI cenderung banyak menahan budaya luar masuk ke Indonesia agar budaya lokal bisa terus terjaga.
“Tapi trisakti ini kan luar biasa wajib sekiranya ini bisa di semua partai pun bagus ya artinya kita benar-benar menterjemahkan atau ingin menerjemahkan berusaha bagaimana supaya trisakti ini bisa berjalan dengan baik,” tutur dia.
(np)


0 thoughts on “PDIP Kota Bandung Dorong Penerapan Kemandirian Ekonomi Kerakyatan Melalui Kebudayaan dengan Konsep Tri Sakti Bung Karno”
Pingback: Pilwalkot 2029, Ketua PDIP Kota Bandung Andri Gunawan Siap Maju Usai Lihat Kepemimpinan Farhan – Erwin
Pingback: Gubernur Dedi Mulyadi Sebut Ekonomi Jabar di Atas Rata-Rata Nasional
Pingback: PDIP Kota Bandung Dorong Koperasi Jadi Jalan Kesejahteraan Masyarakat
Pingback: PDIP Kota Bandung: Meski Banyak Evaluasi, Program Koperasi Merah Putih Selaras dengan Ideologi Bung Karno