rekamjabar

Ika Siti Rahmatika Tampung Aspirasi Pedagang, Pengrajin, dan Komunitas Lingkungan di Jawa Barat

Foto: istimewa

Bagikan:

Rekamjabar.com (Kuningan) – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Ika Siti Rahmatika menghadiri audiensi bersama Forum Pedagang Pasar Tradisional Jawa Barat, Forum Koperasi Produsen Pengrajin Pasirkiamis Sejahtera Kabupaten Garut, serta Forum Masyarakat Peduli Hutan Pesisir Pantura Subang. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara DPRD dan berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait sektor ekonomi hingga lingkungan.

Dalam pertemuan itu, Ika menilai komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar berbagai persoalan di lapangan dapat dipahami dan ditindaklanjuti secara tepat. Ia menyebut pedagang pasar tradisional, pelaku usaha kerajinan, dan pegiat lingkungan memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Forum seperti ini sangat penting karena menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung. Kami di DPRD tentu berkewajiban mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Ika.

Forum Pedagang Pasar Tradisional Jawa Barat menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi pasar rakyat, mulai dari persaingan dengan pasar modern hingga kebutuhan perbaikan fasilitas dan infrastruktur pasar. Para pedagang berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap revitalisasi pasar tradisional agar tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Menanggapi hal itu, Ika menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran penting sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Menurutnya, pasar rakyat tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mendukung perputaran ekonomi lokal di berbagai wilayah Jawa Barat.
“Pasar tradisional harus terus diperkuat karena di sanalah denyut ekonomi masyarakat kecil bergerak. Pemerintah perlu hadir memberikan dukungan melalui fasilitas yang layak dan program pemberdayaan bagi para pedagang,” kata legislator PDI Perjuangan tersebut.

Di sisi lain, Forum Koperasi Produsen Pengrajin Pasirkiamis Sejahtera Kabupaten Garut turut menyampaikan tantangan yang dihadapi para pengrajin, terutama terkait pemasaran produk, akses permodalan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mereka berharap adanya dukungan pemerintah untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkuat pengembangan usaha kerajinan lokal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ika menyebut penguatan koperasi dan UMKM menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kita memiliki banyak potensi kerajinan lokal yang harus didorong agar mampu menjadi produk unggulan Jawa Barat. Dukungan terhadap UMKM dan koperasi akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain isu ekonomi, audiensi juga membahas persoalan lingkungan bersama Forum Masyarakat Peduli Hutan Pesisir Pantura Subang. Dalam kesempatan itu, forum menyoroti pentingnya menjaga kelestarian hutan pesisir sebagai perlindungan alami dari abrasi dan dampak perubahan iklim.

Ika menegaskan bahwa pembangunan daerah harus tetap memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Pembangunan tidak boleh mengabaikan lingkungan. Kelestarian hutan pesisir harus dijaga bersama karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat dan keberlanjutan ekosistem di masa depan,” pungkasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top