Rekamjabar.com (Kuningan) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rahmatika, SE menghadiri kegiatan Gebyar Milangkala SMK Auto Matsuda ke-22 yang berlangsung pada Sabtu (9/5/2026). Acara tersebut diikuti para siswa, guru, alumni, dan elemen masyarakat pendidikan dalam suasana semarak dan penuh antusiasme.
Dalam sambutannya, Ika mengajak pihak sekolah dan para siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dinamika perkembangan zaman, terutama tuntutan dunia industri yang terus mengalami perubahan.
“Sekolah kejuruan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang siap kerja, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi,” ujar legislator PDI Perjuangan tersebut.
Menurutnya, Jawa Barat sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha maupun dunia kerja. Karena itu, ia menilai sinergi antara sekolah, pemerintah, dan sektor industri perlu terus diperkuat demi menciptakan sistem pendidikan yang relevan dan berkelanjutan.
“Sekolah kejuruan harus mampu menjadi ruang lahirnya generasi yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan tidak hanya soal teori, tetapi juga bagaimana membangun keterampilan dan karakter yang dibutuhkan dunia industri,” ujar Ika.
Ia menambahkan, peringatan Milangkala ke-22 SMK Auto Matsuda menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa pendidikan harus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Menurutnya, pelajar juga harus memiliki keberanian bermimpi besar serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Dengan mengusung tema “Maju BERSAMA, Memilih MASA DEPAN”, kegiatan tersebut diharapkan mampu memotivasi siswa agar terus meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan. Ika menilai keberhasilan pendidikan juga membutuhkan dukungan dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah.
Selain menghadiri acara, Ika turut berdialog dengan sejumlah siswa terkait harapan dan cita-cita mereka ke depan. Ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan masa sekolah untuk membangun kemampuan, disiplin, dan semangat belajar.
“Generasi muda Jawa Barat harus mampu menjadi pelaku utama pembangunan daerah di tengah era persaingan global yang semakin kompetitif. Dengan pendidikan yang berkualitas dan selaras dengan kebutuhan industri, kita optimistis pelajar SMK di Jawa Barat dapat menjadi generasi unggul yang membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa,” tukasnya.