Rekamjabar.com (Kuningan) – Anggota DPRD Jawa Barat, Ika Siti Rahmatika melakukan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Desa Tinggar, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, pada 17 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan jalan usaha tani, hingga perhatian terhadap lansia tunggal.
Dalam pertemuan bersama warga, Ika menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat setempat dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Warga Desa Tinggar turut mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang belum tersambung secara menyeluruh ke area pertanian. Padahal, akses tersebut dinilai penting untuk mempermudah aktivitas petani sekaligus mendukung distribusi hasil panen. Menanggapi hal itu, politisi dari PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa pembangunan jalan usaha tani perlu menjadi prioritas pemerintah.
“Jalan usaha tani bukan sekadar akses jalan biasa, tetapi sarana penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” katanya.

Di sektor kepemudaan, pemuda Desa Tinggar juga menyampaikan harapan terkait pengembangan kapasitas di bidang kebudayaan dan entertainment. Karang Taruna setempat dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang, khususnya dalam pengelolaan perlengkapan usaha seperti sound system, panggung, tenda, hingga perlengkapan hiburan lainnya.
Menurut Ika Siti Rahmatika, potensi generasi muda di Desa Tinggar membutuhkan dukungan konkret agar dapat berkembang lebih maksimal. “Anak-anak muda di sini memiliki semangat dan kreativitas yang luar biasa. Tinggal bagaimana pemerintah hadir memberikan pelatihan, pendampingan, dan ruang apresiasi agar potensi tersebut bisa berkembang,” ungkapnya.
Selain itu, warga juga menyoroti pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka berharap pemerintah tidak hanya menghadirkan program koperasi, tetapi juga memberikan pembinaan terkait pengelolaan, promosi, hingga strategi pemasaran agar koperasi benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Persoalan sosial turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, terutama terkait kondisi lansia tunggal. Sejumlah relawan sosial di Kabupaten Kuningan mengaku mengalami kendala biaya operasional untuk melanjutkan program pembagian makanan bagi para lansia.
Menanggapi berbagai masukan itu, Ika Siti Rahmatika memastikan seluruh hasil pengawasan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan kepada instansi terkait agar persoalan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami ingin ada solusi nyata dan kolaborasi semua pihak agar kesejahteraan masyarakat Desa Tinggar bisa terus meningkat,” tutupnya.