Bandung, Rekamjabar – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Barat Adi Komar memberikan penjelasan soal status cagar budaya pada Gedung Sate terkait penggantian beberapa pilar gerbang menjadi bentuk Candi Bentar.
Hal tersebut diungkapkan Adi Komar agar tidak terjadi salah paham terhadap publik. Mengingat status bangunan Kantor Gubernur Jawa Barat itu merupakan cagar budaya yang tidak boleh dipugar sembarang apalagi merubah bentuk aslinya.
Ia menjelaskan, bahwa pilar gerbang di Gedung Sate sendiri bukan bagian dari bangunan yang terdaftar cagar budaya. Bangunan yang berstatus cagar budaya hanya bangunan Gedung Sate.
“Pilar ini kan di luar parkir, tidak masuk cagar budaya yang inti. Artinya bukan bangunannya. Bangunan Gedung Sate itu yang ditetapkan itu ruang-ruang bangunan Gedung Sate ini, yang utama ini,” jelas Adi Komar dalam keterangannya yang diterima Nawacita, Minggu (23/11/2025).
Ia mengatakan bahwa sebelum pemugaran pilar gerbang Gedung Sate menjadi bentuk Candi Bentar, pihaknya sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan balai cagar budaya.
“Namun demikian kita juga konsultasi ke Balai Cagar Budaya. Kita juga konsultasi dan selama ini berjalan dengan lancar koordinasinya,” kata dia.
Baca Juga: Candi Bentar Berdiri Kokoh Gantikan Pilar Gerbang Gedung Sate, Telan Anggaran Rp3,9 Miliar
Ia menyebut bahwa bentuk Candi Bentar sendiri dipilih karena menjadi salah satu ikon dari budaya Jawa Barat. Terlebih, bentuk tersebut juga masih banyak ditemui di beberapa kantor pemerintahan di Jawa Barat salah satunya di wilayah Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Wilayah Cirebon.
“Dan selanjutnya juga kita ingin tetap mempertahankan ikon Jawa Barat ini, Gedung Sate ini, selain sebagai kantor tapi juga sebagai ikon khas budaya Jawa Barat,” ucap dia.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pengenalan ikon budaya Jawa Barat di Gedung Sate tidak hanya dengan memugar pilar gerbang menjadi bentuk Candi Bentar. Namun juga dengan penambahan ornamen budaya Jawa Barat non bangunan di bagian dalam secara tematik.
“Hiasan ornamen di koridor itu bagian kalau yang di dalam, itu bagian dari kita lebih menonjolkan ikon-ikon Jawa Barat. Mungkin nanti tematik, jadi ada juga nanti sekarang ini temanya Priangan, nanti ada kabupaten khas kabupaten mana juga ada,” tutur Adi Komar.
Candi bentar sendiri diketahui merupakan sebuah bangunan yang ditemukan pada masa Hindu Budha. Bangunan ikonik kerajaan itu berbentuk seperti gapura tanpa penghubung dan biasanya dijadikan sebagai ikon pintu masuk sebuah wilayah pada masa Kerajaan Majapahit dan berlanjut pada masa kerajaan-kerajaan Islam.
(np)

