Siaga Awasi Distribusi Logistik, Panwaslu Bandung Kidul Gelar Rapat Kordinasi Pengawasan

Foto: Istimewa.

Bagikan:

Rekamjabar.com (Bandung) – Panwaslu Bandung Kidul sukses menggelar rapat kordinasi pengawasan distribusi logistik tingkat kecamatan. Rapat kordinasi tersebut berlangsung di sekretariat Panwaslu Kecamatan Bandung Kidul, komplek Sapta Taruna Kujangsari, Kota Bandung, Selasa (5/12/2023). Acara bertajuk rapat kordinasi dalam kantor untuk pengawasan masa logistik dinilai penting dalam menjalankan peran dan tugas Pengawas Pemilu.

Sebagaimana disampaikan Ketua Panwaslu Bandung Kidul Luvrido, rapat kordinasi pengawasan distribusi logistik merupakan sikap siaga kesiapan panwaslu untuk melakukan kerja pengawasan di semua tahapan. Terlebih pada tahapan krusial yaitu distribusi logistik pemilu.

“Memastikan kesiapan pengawasan di lingkungan internal Panwaslu Bandung Kidul merupakan langkah awal kita untuk melakukan kerja pengawasan distribusi logistik, oleh karena itu rapat kordinasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan kelembagaan panwaslu dan jajaran serta pengawas pemilu tingkat kelurahan (PKD) untuk menyamakan persepsi dan membangun profesionalisme serta soliditas organisasi” ujarnya.

Acara tersebut di hadiri oleh jajaran komisioner panwaslu, staff, pengawas pemilu kelurahan (PKD), dan unsur TNI-POLRI kewilayahan Bandung Kidul. Kordiv HP2H Panwaslu Bandung Kidul, Riyan Hidayatulloh menyampaikan untuk terus meningkatkan kapasitas SDM khususnya dalam memahami regulasi PKPU 14 Tahun 2023 tentang tahapan distribusi perlengkapan logistik pimilu.

“Logistik menjadi salahsatu kunci terwujudnya Pemilu yang berintegritas. Untuk itu kami akan terus memfasilitasi pembinaan dan diskusi untuk meningkatkan kapasitas SDM secara intensif bersama jajaran staff dan Pengawas Pemilu Kelurahan (PKD) se-Kecamatan Bandung Kidul,” katanya.

Kordiv P3S Panwaslu Bandung Kidul, Mar Fajar juga menuturkan untuk memperkuat sinergi dan kordininasi dengan semua pihak khususnya dengan PPK. “Kami pastikan akan membangun sinergitas dan koordinasi kepada seluruh pihak yang berwenang. Khususnya kepada kolega kita Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-kecamatan Bandung Kidul dalam rangka pencegahan pelanggaran yang tidak kita inginkan” tambah Fajar.

Selain memastikan kesiapan, Panwaslu Bandung Kidul menyampaikan akan terus mengawasi tahapan distribusi logistik berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Mulai dari persiapan gudang logistik sampai pendistribusian yang tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kulaitas serta efisien.

Pasalnya, distribusi logistik pemilu termasuk salah-satu tahapan yang rawan terjadi pelanggaran. Potensi berujung pada kekurangan atau kerusakan logistik pemilu sangat besar. Terlebih Indonesia tengah masuk pada musim penghujan, tak terkecuali Kota Bandung dengan curah hujan yang cukup tinggi.

Oleh karena itu sinergitas panwaslu dengan berbagai pihak khususnya dengan sesama penyelenggara PPK, TNI, dan kepolisian semakin dikuatkan sebagai antisipasi dan pencegahan pelanggaran pemilu di tahapan distribusi logistik.

Secara umum, Kecamatan Bandung Kidul memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjumlah total 179 yang tersebar di seluruh titik wilayah kecamatan. Serta 45.631 Daftar Pemilih Tetap yang tentu sudah melewati beberapa tahapan perbaikan data mulai dari data DP4, DPS, DPSHP sampai kepada DPT.

Tahapan penyusunan DPT juga tidak luput dari pengawasan Panwaslu Bandung kidul sebagai upaya dalam mengawal hak suara masyarakat selaku pemegang kedaulatan demokrasi. Selanjutnya, Panwaslu Bandung kidul akan terus berusaha menjalankan tanggung jawab penyelenggara pemilu dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas di wilayah Kecamatan Bandung Kidul. (hafidz)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top