rekamjabar

Ratusan Umat Katolik Datangi Gereja Katedral Bandung, Gelar Misa dan Doa Rosario untuk Mendiang Paus Fransiskus

Suasana saat misa khusus dan doa rosario untuk Paus Fransiskus di Gereja Katedral Bandung. Foto: Rekamjabar/Yoga.

Bagikan:

Bandung, Rekamjabar – Ratusan Umat Katolik mulai berdatangan ke Gereja Katedral Bandung untuk menggelar Doa Rosario sebagai bentuk berkabung atas meninggalnya pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Fransiskus.

Suasana haru mulai terasa di Gereja Katedral Bandung. Tangis duka dan ucap doa terus dilantunkan umat untuk mendoakan kepergian mendiang Paus Fransiskus yang menjadi pemimpin umat Katolik.

Seperti yang dilakukan oleh Mikayla, salah satu umat Katolik yang datang ke Gereja Katedral Bandung secara khusus untuk mengikuti misa dan Doa Rosario untuk mendoakan mendiang Paus Fransiskus.

Ia turut bersedih dengan kepergian pemimpin tertinggi umat Katolik itu. Ia mengungkapkan bahwa sosok Paus Fransiskus sudah seperti ayahnya sendiri.

“Kalau dari saya sih, sejujurnya kalau paus itu kalau di agama katolik kayak udah kayak bapak sendiri ya. Jadi kita Apa ya istilahnya simple-nya tuh apapun yang paus katakan kita ikuti gitu,” ungkap Mikayla kepada Nawacita, Senin (21/4/2025) malam.

Ia menilai sosok tersebut sebagai sosok yang banyak memberikan pesan-pesan kebaikan kepada umat, terlebih kepada para pemuda Katolik.

“Dan saya juga sebagai anak muda katolik, menurut saya sangat bijaksana ya punya banyak message, banyak pesan-pesan yang diperuntukan untuk anak muda dan itu sangat relate semua ke dalam kehidupan saya,” katanya.

“Jadi pas tau paus meninggal hari ini, saya langsung ke gereja dan merasa kehilangan,” tambahnya.

Sebagai pemuda Katolik, ia merasa pesan-pesan yang disampaikan paus mudah dipahami dan sangat menciptakan suasana damai dalam hatinya. Pesan-pesan yang disampaikan merupakan pesan kebenaran dan kebijaksanaan yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan.

“Dari pesan-pesan bijaksana nya yang memang mungkin nggak semua orang bisa berpikir seperti itu dan pesan-pesan paus tuh hampir semuanya relate dengan kehidupan kita sehari-hari. Mungkin bukan lebih keagamaannya ya tapi dari sisi cara beliau memberikan pesan dan kita bisa mengaplikasikan di setiap hari-hari kita,” tuturnya.

Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat, Gereja Katedral Bandung Gelar Misa Khusus dan Doa Rosario

Suasana saat misa khusus dan doa rosario untuk Paus Fransiskus di Gereja Katedral Bandung. Foto: Rekamjabar/Yoga.

Senada dengan Mikayla, Cecailia Amanda, umat sekaligus Humas Gereja Katedral Bandung menyebut bahwa sosok Paus Fransiskus merupakan kiblat bagi seluruh umat Katolik di Dunia. Ia bersyukur masih bisa diberi kesempatan untuk melihat langsung Paus Fransiskus saat momen kunjungannya ke Indonesia pada 2024 lalu.

“Sosok paus itu sudah tentu panutan semua, kiblat-kiblat dari gereja katolik, gaya hidup sederhananya banyak sesuatu yang harus kita contoh, kita ambil,” ucap Cecilia kepada Nawacita, Senin (21/4/2025).

“Kami juga bersyukur bahwa beliau bisa hadir di Indonesia tahun lalu di 2024 kemarin lumayan banyak juga umat Katolik yang hadir dan itu momentum terakhir kami untuk melihat langsung,” sambungnya.

Sementara itu, Peter Elvin Atmaja OSC, Pastor Vikaris Paroki Gereja Katedral Bandung menuturkan bahwa Misa dan Doa Rosario yang digelar kali ini ditayangkan langsung secara live agar umat Katolik yang berada di rumah dapat mengikuti misa dan doa rosario.

“Setelah kami mendengar kabar kematian Bapak Paus #ekarang kami langsung mengadakan misal live streaming supaya umat dari rumah bisa mengikuti. Jadi mendoakan paus dengan khusus secara khusus, lalu setelah ini kita ada doa rosario,” ucapnya.

Ia berharap doa yang dilangitkan dengan bantuan perantara Bunda Maria dapat tersampaikan untuk mendiang Paus Fransiskus.

“Doa rosario kita meminta bantuan perantaraan doa Bunda Maria Kepada Alah supaya bapak paus bisa tenang dan doa rosario itu sebutkan doa devosional. Jadi bisa dipimpin oleh siapa juga, umat awam bukan pastor,” pungkas dia.

Pewarta: Yoga

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top