Rekamjabar.com (Kuningan) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rahmatika, SE menyebut peringatan Hari Palang Merah Internasional setiap 8 Mei sebagai momentum penting untuk memperkuat semangat kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan kondisi global yang masih diwarnai bencana, konflik, hingga persoalan kesehatan dan kemiskinan.
“Hari Palang Merah Internasional mengingatkan kita bahwa nilai kemanusiaan harus selalu menjadi prioritas. Kepedulian terhadap sesama perlu terus dibangun tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang politik,” ujar legislator PDI Perjuangan tersebut, Jumat (8/5/2026).
Ika menjelaskan, gerakan kemanusiaan memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan, baik akibat bencana alam, krisis kesehatan, maupun persoalan sosial lainnya. Karena itu, semangat gotong royong dan kesukarelaan dinilai perlu terus diperkuat agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.
“Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional memiliki tujuh prinsip dasar yang menjadi landasan dalam menjalankan misi kemanusiaan, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan,” ujar Ketua PMI Kabupaten Kuningan tersebut.
Ia menilai, tujuh prinsip tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat karena mengajarkan pentingnya membantu sesama secara tulus dan adil tanpa memandang perbedaan.
“Ketika terjadi bencana atau krisis kemanusiaan, semua pihak harus mampu bergotong royong dan saling membantu. Prinsip-prinsip kemanusiaan itu menjadi fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling peduli,” katanya.
Selain itu, Ika turut memberikan apresiasi kepada relawan, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur kemanusiaan yang selama ini aktif membantu masyarakat. Menurutnya, dedikasi para relawan merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian sosial yang layak diapresiasi.
Ia juga mengajak generasi muda agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti donor darah, aksi kerelawanan, dan kegiatan sosial lainnya. Menurut Ika, keterlibatan anak muda sangat penting untuk menjaga keberlanjutan semangat kemanusiaan di masa mendatang.
“Semangat kemanusiaan harus diwariskan kepada generasi muda. Dengan kepedulian sosial yang kuat, kita dapat membangun masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan saling mendukung,” pungkasnya.