Rekamjabar.com (Bandung) — Nazwa Amalia Tsaqib, anak perempuan sekaligus korban dalam dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Ustad Evie Effendi, membantah adanya “islah” atau perdamaian dengan sang ayah.
Nazwa menegaskan, pernyataan ayahnya soal “islah” hanyalah bentuk saling memaafkan, bukan berarti kasus hukum dihentikan. Ia memastikan proses hukum tetap berlanjut meski hubungan pribadi dengan ayahnya sudah saling memaafkan.
“Ya sudah sempat ngobrol juga. Sudah, aku maafin ayah, aku juga minta maaf sama ayah. Tapi proses hukum masih tetap berjalan. Proses mungkin masih tetap berjalan, tapi sudah saling maafin,” ujar Nazwa usai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polrestabes Bandung, Senin (10/11/2025) sore.
Di lokasi yang sama, kuasa hukum Nazwa, Rio Damas Putra, juga menegaskan bahwa tidak ada “islah” atau perdamaian dalam kasus ini. Ia menjelaskan bahwa momen saling memaafkan yang terjadi di luar agenda pemeriksaan tidak bisa dianggap sebagai damai secara hukum.
“Tadi pun, ada saling memaafkan antara pihak pelapor dengan terlapor. Namun kembali semuanya kepada keputusan klien kami. Tapi tadi dibicarakan klien kami bahasanya ‘Proses hukum tetap berjalan’,” tegas Rio.
Rio menambahkan, pemeriksaan yang dijalani kliennya hari itu merupakan agenda konfrontasi antara pelapor dan terlapor, dengan fokus pada kronologis kejadian.
“Kita sudah penuhi panggilan sesuai panggilan penyidik dengan agendanya konfrontasi. Itu yang pertama, dan selesai kita berjalan dengan lancar, dengan beberapa pertanyaan, tapi pertanyaannya seputar kronologis saja,” jelasnya.
Sementara itu, kuasa hukum korban lainnya, Alby Satriaji, juga menegaskan bahwa panggilan penyidik yang diterima pihaknya bukanlah untuk mediasi, melainkan murni konfrontasi.
“Intinya, tadi agenda hari ini, kita diundang oleh penyidik dari Polrestabes Bandung itu, untuk memenuhi panggilan konfrontir, bukan agenda mediasi, atau pun islah. Jadi kami kesini untuk memenuhi panggilan terkait konfrontasi perkara. Selebihnya tidak ada agenda lain,” tandas Alby.
1 thought on “Anak Ustad Evie Effendi Tegaskan Tak Ada “Islah”, Proses Hukum Tetap Berjalan Meski Sudah Saling Memaafkan”
**back biome**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.