rekamjabar

Kamuning Resmi Membuka Bulan Peduli Lemah Cai (BPLC) di Desa Margacina

Foto: Istimewa.

Bagikan:

Rekamjabar.com (Kuningan) – Keluarga Mahasiswa Kuningan (Kamuning) menggelar pembukaan kegiatan Bulan Peduli Lemah Cai (BPLC) di Balai Desa Margacina, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan lingkungan sekitar melalui serangkaian program edukatif yang mengedepankan partisipasi dan solusi berkelanjutan.

Program tahunan ini mengusung tema “Ngabdi Ka Lembur, Pikeun Kahadean Nu Subur” dan dilandasi oleh nilai-nilai keislaman, yakni tiga prinsip hubungan utama dalam kehidupan: habluminallah atau hubungan dengan Tuhan, habluminannas atau hubungan dengan sesama manusia, serta habluminal’alam yang merujuk pada hubungan manusia dengan alam. Melalui ketiga prinsip tersebut, Kamuning menegaskan bahwa pengabdian tidak hanya sebatas kegiatan sosial, melainkan juga merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral sebagai insan akademis.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan sakral, diawali dengan penampilan tari tradisional “Sampurasun” oleh mahasiswa Kamuning, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kamuning, serta dilanjutkan dengan sejumlah sambutan dari pihak-pihak terkait. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kegiatan BPLC dapat berjalan dengan lancar.

Kepala Desa Margacina yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut baik kedatangan mahasiswa Kamuning. Ia mengungkapkan apresiasi atas dipilihnya Desa Margacina sebagai lokasi pengabdian dan menyatakan bahwa pihaknya merasa terhormat telah dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang sarat akan nilai edukasi dan sosial tersebut.

“Selamat datang kepada Keluarga Mahasiswa Kuningan di Desa Margacina dan terima kasih telah memilih desa Margacina untuk menjadi tempat pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa persiapan kegiatan terlihat sangat matang, sehingga pelaksanaan pembukaan berlangsung dengan tertib dan lancar.

Sementara itu, Ketua Pelaksana BPLC 2025, Syehan Al’Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan BPLC tahun ini diikuti oleh 47 mahasiswa, yang terdiri dari 15 mahasiswa dan 32 mahasiswi, dengan berbagai program kerja yang telah disiapkan selama masa pengabdian berlangsung di desa tersebut.

“BPLC ini kami rancang sebagai bentuk kontribusi nyata dari mahasiswa kepada masyarakat dan lingkungan. Kami berharap seluruh elemen desa bisa turut berkolaborasi dan mendukung kegiatan ini,” kata Syehan saat memberikan sambutan di depan peserta dan tamu undangan.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina Kamuning, Ikbal Tawakal, yang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak desa. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas elemen, mulai dari karang taruna hingga perangkat desa, agar kegiatan BPLC dapat berjalan optimal dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Umum Kamuning, Zubair Hafiddhudin, turut menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembukaan. Dalam sambutannya, Zubair menjelaskan bahwa BPLC 2025 berlandaskan pada prinsip habluminallah, habluminannas, dan habluminal’alam sebagai dasar utama pelaksanaan kegiatan pengabdian ini.

“Habluminallah adalah niat tulus dan ikhlas kami dalam mengabdi, sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Habluminannas kami wujudkan melalui program kerja yang berpihak kepada masyarakat dan bertujuan untuk membawa kebaikan bersama. Sementara habluminal’alam kami jalankan karena kami percaya bahwa alam bukan hanya latar tempat manusia hidup, tetapi juga bagian dari ciptaan Allah yang harus dijaga kelestariannya,” ujar Zubair.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pelajaran berharga seperti tumbuhnya kepekaan sosial, meningkatnya solidaritas, serta munculnya kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Kegiatan BPLC 2025 direncanakan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dengan berbagai agenda, seperti edukasi kepada masyarakat, pengelolaan sampah, kegiatan kesehatan dan donor darah, serta santunan sosial. Di akhir kegiatan, akan digelar acara malam puncak dan penutupan sebagai rangkaian penutup program pengabdian ini.

Kuningan, 4 Agustus 2025 – Keluarga Mahasiswa Kuningan (Kamuning) menggelar pembukaan kegiatan Bulan Peduli Lemah Cai (BPLC) di Balai Desa Margacina, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan lingkungan sekitar melalui serangkaian program edukatif yang mengedepankan partisipasi dan solusi berkelanjutan.

Program tahunan ini mengusung tema “Ngabdi Ka Lembur, Pikeun Kahadean Nu Subur” dan dilandasi oleh nilai-nilai keislaman, yakni tiga prinsip hubungan utama dalam kehidupan: habluminallah atau hubungan dengan Tuhan, habluminannas atau hubungan dengan sesama manusia, serta habluminal’alam yang merujuk pada hubungan manusia dengan alam. Melalui ketiga prinsip tersebut, Kamuning menegaskan bahwa pengabdian tidak hanya sebatas kegiatan sosial, melainkan juga merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral sebagai insan akademis.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan sakral, diawali dengan penampilan tari tradisional “Sampurasun” oleh mahasiswa Kamuning, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kamuning, serta dilanjutkan dengan sejumlah sambutan dari pihak-pihak terkait. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kegiatan BPLC dapat berjalan dengan lancar.

Kepala Desa Margacina yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut baik kedatangan mahasiswa Kamuning. Ia mengungkapkan apresiasi atas dipilihnya Desa Margacina sebagai lokasi pengabdian dan menyatakan bahwa pihaknya merasa terhormat telah dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang sarat akan nilai edukasi dan sosial tersebut.

“Selamat datang kepada Keluarga Mahasiswa Kuningan di Desa Margacina dan terima kasih telah memilih desa Margacina untuk menjadi tempat pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa persiapan kegiatan terlihat sangat matang, sehingga pelaksanaan pembukaan berlangsung dengan tertib dan lancar.

Sementara itu, Ketua Pelaksana BPLC 2025, Syehan Al’Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan BPLC tahun ini diikuti oleh 47 mahasiswa, yang terdiri dari 15 mahasiswa dan 32 mahasiswi, dengan berbagai program kerja yang telah disiapkan selama masa pengabdian berlangsung di desa tersebut.

“BPLC ini kami rancang sebagai bentuk kontribusi nyata dari mahasiswa kepada masyarakat dan lingkungan. Kami berharap seluruh elemen desa bisa turut berkolaborasi dan mendukung kegiatan ini,” kata Syehan saat memberikan sambutan di depan peserta dan tamu undangan.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina Kamuning, Ikbal Tawakal, yang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak desa. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas elemen, mulai dari karang taruna hingga perangkat desa, agar kegiatan BPLC dapat berjalan optimal dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Umum Kamuning, Zubair Hafiddhudin, turut menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembukaan. Dalam sambutannya, Zubair menjelaskan bahwa BPLC 2025 berlandaskan pada prinsip habluminallah, habluminannas, dan habluminal’alam sebagai dasar utama pelaksanaan kegiatan pengabdian ini.

“Habluminallah adalah niat tulus dan ikhlas kami dalam mengabdi, sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Habluminannas kami wujudkan melalui program kerja yang berpihak kepada masyarakat dan bertujuan untuk membawa kebaikan bersama. Sementara habluminal’alam kami jalankan karena kami percaya bahwa alam bukan hanya latar tempat manusia hidup, tetapi juga bagian dari ciptaan Allah yang harus dijaga kelestariannya,” ujar Zubair.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pelajaran berharga seperti tumbuhnya kepekaan sosial, meningkatnya solidaritas, serta munculnya kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Kegiatan BPLC 2025 direncanakan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dengan berbagai agenda, seperti edukasi kepada masyarakat, pengelolaan sampah, kegiatan kesehatan dan donor darah, serta santunan sosial. Di akhir kegiatan, akan digelar acara malam puncak dan penutupan sebagai rangkaian penutup program pengabdian ini.

1 thought on “Kamuning Resmi Membuka Bulan Peduli Lemah Cai (BPLC) di Desa Margacina”

  1. **back biome**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top