Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, Dedi Mulyadi Bakal Turun Langsung ke Sumedang

Rekamjabar.com (Bandung) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan turun langsung ke Sumedang untuk menggali informasi terkait polemik dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila.

Langkah itu diambil setelah hasil pemeriksaan Inspektorat Jabar belum menemukan pihak yang mengakui adanya peristiwa sebagaimana yang menjadi polemik.

“Kalau kita berdasarkan investigasi yang ada di Inspektorat, enggak ada yang bisa diumumin. Kenapa enggak ada yang bisa diumumin? Semua pihak mengakui perbuatannya tidak pernah ada,” kata Dedi.

Menurut Dedi, seluruh pihak yang diperiksa Inspektorat justru membantah adanya peristiwa tersebut. Karena itu, belum ada kesimpulan yang bisa diumumkan terkait polemik tersebut.

“Semua pihak yang diperiksa oleh Inspektorat tidak ada satu pun yang mengakui peristiwa itu ada. Semua membantah mengatakan tidak ada peristiwa itu,” ujarnya.

Meski hasil pemeriksaan Inspektorat belum memberikan titik terang, Dedi mengatakan polemik tersebut masih menjadi perhatiannya.

Dia berencana datang langsung ke Pemkab Sumedang pada Senin untuk bertemu dengan Bupati Sumedang, Wakil Bupati Sumedang, istri Wakil Bupati, dan sekretaris pribadi yang berkaitan dengan polemik tersebut.

“Saya nanti hari Senin akan berkunjung langsung ke Pemda Sumedang. Nanti saya akan tanya Bupati, Wakil Bupati, istrinya, sekrinya, akan saya tanya langsung di situ,” katanya.

Dedi mengatakan, pendekatan yang akan dilakukannya berbeda dengan pemeriksaan Inspektorat. Jika Inspektorat bekerja dalam kapasitas kelembagaan, dia ingin berbicara langsung dengan para pihak secara personal.

“Saya akan mengajak ngobrol sebagai orang tua pada anak-anaknya atau pada adik-adiknya. Sehingga saya nanti bisa mendapatkan kesimpulannya secara langsung,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, pemeriksaan sebelumnya memang diserahkan kepada Inspektorat karena lembaga tersebut memiliki tugas melakukan pemeriksaan internal pemerintahan.

“Kalau kemarin kan menugaskan Inspektorat karena memang tugasnya. Masa Gubernur langsung yang memeriksa kan enggak bagus,” kata Dedi.

Menurut Dedi, setelah Inspektorat memeriksa para pihak dan tidak menemukan satu pun yang mengakui adanya peristiwa tersebut, dia merasa perlu menggali persoalan itu secara langsung.

“Karena Inspektorat sudah memeriksa hasilnya tidak ada, yaitu tidak ada satu pun yang mengakui peristiwanya ada, maka saya nanti akan segera bertemu dengan Bupati, Wakil Bupati, serta keluarganya untuk bicara dari hati ke hati,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *